Resistensi antimikroba (AMR) kini diakui sebagai salah satu ancaman kesehatan global yang paling mendesak, dengan konsekuensi yang luas bagi kesehatan manusia dan hewan, sistem pangan, ekonomi, dan ekosistem. Edisi terbaru dari Jurnal Ilmiah dan Teknis WOAH ini meninjau kembali AMR lebih dari satu dekade setelah edisi khusus terakhirnya, menawarkan pembaruan yang tepat waktu dan komprehensif tentang sains, kebijakan, dan praktik yang membentuk respons global.
Terstruktur di sekitar lima tema yang saling terkait – memahami AMR, pemantauan dan pengawasan, intervensi, tantangan spesifik sektor, dan isu sistem lintas sektor – edisi ini mencerminkan kompleksitas AMR dan urgensi tindakan terkoordinasi. Artikel-artikel mencakup topik mulai dari tata kelola dan diagnostik hingga tata kelola dan dimensi lingkungan, dengan wawasan dari sektor yang beragam seperti peternakan, akuakultur, satwa liar, dan hewan peliharaan.
Dengan kontribusi dari para ahli dan lembaga global, edisi ini menyoroti kepemimpinan WOAH dalam menetapkan standar internasional dan mendukung Layanan Veteriner di seluruh dunia. Hal ini juga menggarisbawahi pentingnya pendekatan One Health yang terintegrasi, komitmen politik, dan investasi berkelanjutan untuk menjaga efektivitas antimikroba.
Saat dunia menatap tahun 2035, edisi ini berfungsi sebagai refleksi atas kemajuan dan seruan untuk bertindak, mengajak para pembuat keputusan, praktisi, dan peneliti untuk bersatu melalui sains, standar, dan solidaritas untuk menghadapi salah satu tantangan utama zaman kita.