Editors' Spotlight

Antisipasi lonjakan permintaan ternak kurban selama idul fitri dan idul adha

Ratusan ternak hilang di pegunungan hijau Libya


Ratusan Ternak Hilang di Pegunungan Hijau Akibat Badai dan Seruan untuk Mendukung Peternak

Benghazi – Saleh Boumbarka adalah Direktur Manajemen Peternakan di Al-Jabal al-Akhdar. Ia menyerukan kepada badan-badan pemerintah terkait untuk mengatasi penderitaan para peternak. Permohonan ini menyusul hilangnya ratusan domba. Kerugian tersebut terjadi akibat badai kemarin. Badai tersebut melanda wilayah Al-Jabal al-Akhdar.

Boumbarka menjelaskan kepada surat kabar Al-Anbaa Al-Libiya bahwa para peternak bekerja di lokasi terpencil dan terjal. Mereka kekurangan pengawasan atau dukungan langsung di lapangan. Ia mencatat bahwa kurangnya sumber daya mengubah peran departemen. Departemen tersebut sekarang hanya menerima pengaduan. Departemen tersebut tidak dapat hadir di padang rumput untuk memantau situasi secara langsung.

Ia menambahkan bahwa wilayah kotamadya sangat luas. Medannya terjal. Menyediakan kendaraan layanan sangat penting untuk berpindah antar padang rumput. Ini adalah kebutuhan profesional dan kemanusiaan. Hal ini membantu melestarikan ternak. Ini juga melindungi mata pencaharian warga.

Boumbarka menegaskan bahwa tim departemen melakukan yang terbaik. Mereka mencatat kerusakan. Mereka memantau kondisi peternak meskipun sumber daya terbatas. Ia menekankan bahwa pekerjaan ini adalah tugas kemanusiaan. Ini lebih penting daripada sekadar pekerjaan. Ia menyerukan dukungan untuk pekerjaan lapangan. Dukungan ini akan mengganti kerugian. Ini akan melindungi ternak. Ini adalah tanggung jawab nasional.

Ia menunjukkan bahwa seorang penggembala kehilangan ratusan domba. Ia menegaskan bahwa kerugian tersebut merupakan penderitaan nyata. Ini bagi para peternak yang bergantung pada ternak sebagai sumber mata pencaharian utama mereka.

Boumbarka mendesak siapa pun yang menemukan domba yang hilang untuk segera menghubungi Departemen Manajemen Peternakan di Al-Jabal al-Akhdar. Ia menegaskan bahwa imbauan ini bukan hanya untuk membantu mereka yang terkena dampak. Ini juga merupakan tugas kemanusiaan. Tujuannya adalah untuk melindungi mata pencaharian semua peternak.

Boumbarka mengakhiri pernyataannya dengan menegaskan bahwa melindungi ternak adalah tanggung jawab nasional. Hal ini membutuhkan dukungan lapangan dan logistik yang berkelanjutan. Ini terutama berlaku selama kondisi cuaca ekstrem. Hal ini memastikan pelestarian sumber daya hewan. Ini juga melindungi mata pencaharian warga di daerah pegunungan dan terpencil.

Sumber : libyaupdate