Editors' Spotlight

Antisipasi lonjakan permintaan ternak kurban selama idul fitri dan idul adha

Pemerintah Luncurkan Inisiatif Berbasis Komunitas Utama untuk Memperkuat Pertanian dan Peternakan

Maroko sedang merevitalisasi proyek-proyek solidaritas yang mendukung komunitas pedesaan dan memperkuat ketahanan pertanian yang perlahan pulih seiring dengan curah hujan yang melimpah di negara tersebut.

Agadir – Ahmed El Bouari, Menteri Pertanian, Perikanan Maritim, Pembangunan Pedesaan, dan Air dan Hutan, meluncurkan serangkaian proyek pertanian berbasis solidaritas (berbasis komunitas) pada hari Selasa untuk memperkuat sektor pertanian dan peternakan Maroko.

Salah satu inisiatif tersebut melibatkan proyek peternakan yang berfokus pada solidaritas dengan investasi sebesar MAD 55,16 juta ($5,99 juta), yang dirancang untuk secara langsung menguntungkan lebih dari 3.000 petani di wilayah Marrakech-Safi.

Komponen utama proyek ini meliputi distribusi 4.160 domba Sardi, pendirian 21 unit produksi jelai hidroponik, dan peningkatan pastoral yang mencakup 500 hektar.

Selain itu, proyek ini menyediakan 25 titik pengairan baru untuk ternak dan menggabungkan program pelatihan serta dukungan teknis bagi petani, memastikan bahwa peserta tidak hanya menerima sumber daya tetapi juga memperoleh pengetahuan untuk mengelola dan mengembangkan usaha peternakan mereka secara berkelanjutan.

Program ini merupakan bagian dari strategi pembangunan kembali peternakan nasional Maroko yang sedang berlangsung, yang bertujuan untuk merevitalisasi ekonomi pedesaan dan mengamankan kapasitas produksi pangan negara.

Menteri El Bouari meluncurkan fase pertama proyek agroforestri yang mencakup 500 hektar di komune Bouchane. Proses ini melibatkan integrasi tanaman dengan pohon dan semak lokal untuk menciptakan sistem pertanian yang lebih beragam dan tangguh. Proyek ini menargetkan pemanfaatan kaktus dan semak garam yang beradaptasi dengan baik terhadap kondisi semi-kering setempat.

Tanaman-tanaman ini menyediakan pakan ternak, terutama pada musim kemarau, meningkatkan kualitas tanah dan mengurangi erosi, serta mendukung keanekaragaman hayati dan penggunaan lahan yang berkelanjutan.

Dengan total anggaran sebesar 80 juta dinar Maroko (US$8,69 juta), proyek ini menargetkan lebih dari 1.000 petani kecil dan merupakan bagian dari program regional yang mencakup 15 proyek pelengkap dengan anggaran gabungan melebihi 160 juta dinar Maroko (US$17,38 juta), yang bermanfaat bagi lebih dari 10.150 peternak di seluruh provinsi.

Menteri juga mendistribusikan, selama kunjungan tersebut, peralatan pertanian, ternak, dan sapi kepada beberapa koperasi, dengan tujuan memberikan dukungan kepada koperasi, meningkatkan produktivitas, dan mempromosikan keberlanjutan pertanian pedesaan.

Proyek ini menunjukkan fokus strategis Maroko dalam membangun kembali sektor peternakan dan pertanian, terutama setelah pemulihan curah hujan. Inisiatif ini juga menekankan pelatihan petani sebagai solusi terpadu untuk meningkatkan perekonomian pedesaan, memastikan ketahanan pangan, dan memperkuat ketahanan sektor pertanian.