Editors' Spotlight

Antisipasi lonjakan permintaan ternak kurban selama idul fitri dan idul adha

Penyakit, penyebab, dan gejala umum penyakit babi


Penyakit hewan pada babi

Penyakit hewan pada babi meliputi beberapa infeksi virus yang sangat menular dan mematikan, terutama 
Demam Babi Afrika (African Swine Fever/ASF) dan Kolera Babi (Hog Cholera/CSF). Penyakit-penyakit ini menyebabkan kerugian ekonomi yang besar pada industri peternakan babi. 
Berikut adalah beberapa penyakit utama yang menyerang babi:
Penyakit Menular Utama pada Babi 
Penyakit PenyebabGejala UmumTingkat Kematian
Demam Babi Afrika (ASF)Virus DNA (Asfarviridae)Demam tinggi (hingga 42°C), lesu, bercak merah/sianosis pada kulit, muntah, diare, dan pendarahan internal.Sangat tinggi (mencapai 100%).
Kolera Babi (CSF)Virus RNA (Pestivirus)Gejala mirip ASF, termasuk demam tinggi (41°C), konstipasi diikuti diare, sianosis kulit, batuk, dan pembengkakan kelenjar getah bening.Tinggi, namun berbeda dari ASF.
Flu Babi (H1N1)Virus Influenza A (H1N1)Gejala pernapasan seperti flu biasa pada manusia, termasuk demam, batuk, dan nyeri otot.Bervariasi, tidak seganas ASF/CSF.
KolibasillosisBakteri E. coliDiare parah berwarna putih (white scours) pada anak babi.Bervariasi, tergantung penanganan.
Hal Penting Mengenai Penyakit Babi
  • Bukan Zoonosis: Baik ASF maupun Kolera Babi tidak menular ke manusia. Penyakit-penyakit ini spesifik menyerang babi. Flu Babi (H1N1) adalah pengecualian, karena dapat menginfeksi manusia.
  • Pencegahan adalah Kunci: Untuk ASF dan CSF, belum ada vaksin atau pengobatan yang efektif tersedia secara luas di Indonesia. Pencegahan utama melibatkan penerapan biosekuriti ketat di peternakan, sanitasi kandang, dan isolasi ternak yang sakit.
  • Pelaporan Dini: Jika menemukan babi dengan gejala penyakit menular yang parah, peternak diminta segera melapor ke Dinas Peternakan atau petugas kesehatan hewan setempat untuk tindakan pengendalian lebih lanjut. 
Informasi lebih detail mengenai penyakit dan pencegahannya dapat dilihat di situs resmi Kementerian Pertanian Republik Indonesia.