Editors' Spotlight

Antisipasi lonjakan permintaan ternak kurban selama idul fitri dan idul adha

Produksi Pakan Ternak: Teknologi Silase untuk Mendukung Ketahanan Pangan Ternak


Tim pengabdian masyarakat berhasil membantu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kalongan dalam mengelola sumber daya rumput lokal menjadi silase. Proyek yang dipimpin oleh Amir Mahmud dan rekan-rekannya ini bertujuan untuk mengembangkan pakan ternak alami. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 14 September 2025 di lahan pertanian BUMDes.

Teknologi yang dikembangkan dalam kegiatan ini adalah produksi silase, cara inovatif untuk mengawetkan hijauan. Silase diproduksi melalui proses fermentasi anaerobik yang melibatkan mikroba asam laktat, memastikan kualitas nutrisi hijauan tetap terjaga bahkan dalam jangka waktu penyimpanan yang lama. Bahan baku utamanya adalah rumput gajah, jagung, dan hijauan lokal lainnya yang tersedia. Proses pengolahan silase melibatkan penambahan molase dan dedak padi, yang berfungsi sebagai sumber energi bagi mikroba fermentasi, serta bioaditif untuk mempercepat proses fermentasi.
Inovasi ini menawarkan keunggulan dibandingkan metode tradisional. Silase tidak memerlukan pengeringan, sehingga mencegah kehilangan nutrisi akibat pemanasan. Produk yang dihasilkan memiliki karakteristik fisik seperti warna hijau kekuningan, aroma segar dan asam, tekstur daun yang jernih, serta bebas dari jamur dan lendir. Produk ini memiliki masa simpan lebih dari satu tahun jika disimpan dengan benar. Teknologi ini tidak hanya menghasilkan pakan alternatif selama musim kemarau tetapi juga membantu mengakomodasi kelebihan produksi hijauan selama musim hujan, sehingga lebih efisien dan berkelanjutan.

Dengan demikian, silase merupakan produk inovasi yang relevan, adaptif, dan dapat diaplikasikan bagi peternak, khususnya bagi masyarakat dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Kalongan. Kegiatan pengabdian masyarakat berjalan lancar dengan partisipasi dan kerja sama dari pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat desa. Lebih lanjut, kegiatan ini mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan dalam bentuk Aksi Iklim, Kehidupan di Darat, Kemitraan untuk Tujuan, dan Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Sumber : UNNES